Senin, 12 Desember 2011

KUMPULAN PUISI

PENANTIAN

Awan langit murung di pelupuk mata
Menatap langkah yang semakin jauh
Kata-kata tak bisa di ucapkan
Hanya harapan dan doa yang mengiringi

Langkah demi langkah kau memijak
Ingin hati Manahan pijakan
Namun, mulut bagaikan kaku untuk mengeluarkan
Adakah hari esok tuk kembali

Penantian yang tak pernah berujung
Di benak gadis malang
Yang duduk Terpaku
Di jejeran pintu-pintu penantian

Bola mata basah menahan isak
Karena menatap perih langkah itu
Dengan kekuatan cinta
Ku yakini diri kau yang terakhir bagiku


Kendari, 19 Maret 2009
BILA PAGI
Bila mataharimulai tersenyum
Semakin tak kusam
Yang ada hanyalah titik-titik
Kekilauan yang kau timbulkan

Engkau mengajakku ke dalam
Dunia maya yang aku anggap
Itu bukanlah aku

Kau suguhi aku dengan bayangan
Semu yang tak mungkin akan
Aku raih dalam benakku

Mimpi-mimpi yang tak kuharapkan
Masih datang- pergi
Menggauli arah kehidupanku

Maka sambutlah
Sambutlah tanganku
Karena hanya keceriaan
Yang aku ingin
Kini Cuma kau dambaanku

Sabtu, 14 Maret 2009
APA DOSAKU

Kelambu menyelimuti malam
Bagaikan langit tertindis sang bumi
Sang bintang kelam berlarian
Seakan takut mendekatiku

Alangkah perih batinku
Setiap orang berjalan
Seakan tak pernah menengok
Ke depan siapakah di hadapanku

Tak pernah ada tanya
Yang ada hanyalah bisu mengundang seribu satu Tanya

Oh… Tuhan apa yang kuperbuat
Begitu dalam hatiku merintih


Sabtu, 14 Maret 2009

0 komentar:

Posting Komentar